NUSANTARA : Ratusan Rumah Terendam
Artikel berikut daftar beberapa sederhana, informatif tips yang akan membantu Anda memiliki pengalaman yang lebih baik dengan berita terbaru.
Di jalan sepanjang lima kilometer itu, ada sedikitnya 15 titik longsoran. Sutarno, warga Desa Sambeng, mengatakan, ketika intensitas hujan makin tinggi, longsor yang terjadi makin parah dan menutup jalan. Agar tanah perbukitan tidak banyak longsor, warga berupaya menahan dengan menanam semak dan rumput gajah, katanya. Kepala Urusan Pembangunan Kantor Desa Sambeng Japari mengatakan, bencana longsor semestinya diantisipasi dengan membangun talut. Namun, Pemerintah Desa Sambeng tidak mampu membangun, katanya. Selain berpotensi longsor, berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, yang diterima Badan Kesatuan Bangsa, Politik, dan Penanggulangan Bencana Kabupaten Magelang, pada 12 November, Kabupaten Magelang juga berpotensi banjir selama November 2009 hingga Januari 2010. Pada November 2009, daerah yang berpotensi banjir adalah Kecamatan Mertoyudan, Muntilan, Sawangan, dan Windusari. Desember 2009, potensi banjir terjadi di Kecamatan Grabag, Mertoyudan, Muntilan, Sawangan, dan Windusari. Januari 2010, potensi banjir terdapat di Kecamatan Grabag, Mertoyudan, Muntilan, Sawangan, dan Windusari. Menghadapi musim penghujan, Tim SAR Kabupaten Brebes memetakan daerah rawan longsor dan rawan banjir, antara lain Kecamatan Tonjong, Sirampog, Bumiayu, Paguyangan, Bantarkawung, dan Salem. Dua daerah sangat rawan dan mendapat prioritas pengawasan adalah Kecamatan Sirampog dan Bantarkawung. Kami membuka pusat layanan panggilan 24 jam, kata Koordinator Tim SAR Brebes Adhe Dani Rahardjo. Untuk mengantisipasi banjir dan tanah longsor, Pemkot Tegal menyiapkan peralatan evakuasi, seperti perahu dan tenda pengungsian. Kepala Seksi Perlindungan Masyarakat Kantor Kesatuan Bangsa, Politik, dan Perlindungan Masyarakat Kota Tegal Soni Sontari mengatakan, Pemkot Tegal menyiapkan lokasi pengungsian di 27 balai kelurahan, 4 pendopo kecamatan, halaman hotel Marganda, serta sekolah-sekolah di daerah bebas banjir. Untuk mengantisipasi longsor, Pemkab Purbalingga akan menanam 4.000 batang mahoni di daerah rawan longsor. Kepala Seksi Perlindungan Masyarakat Kantor Kesatuan Bangsa, Politik, dan Perlindungan Masyarakat Purbalingga Suprapto mengatakan, ada 38 desa rawan banjir dan 21 desa rawan longsor. Perum Perhutani Unit I Jawa Tengah juga akan menanam pohon, terutama di lahan kosong. Sebanyak 813.337 batang pohon akan ditanam di hutan wilayah Kesatuan Pemangkuan Hutan Kedu Utara dan 166.000 bibit jati plus di KPH Mantingan, Rembang.






0 komentar:
Post a Comment